Literatur Populer Di Dunia

Masyarakat di berbagai belahan dunia memiliki minat yang tinggi dalam membaca. Terlebih lagi di masa kini seperti yang dialami mulai dari pertengahan akhir tahun 2019 hingga 2020, pandemi besar yang meliputi banyak bagian di dunia menyebabkan interaksi antar masyarakat harus dikurangi hingga maksimal. Sehingga hal ini mendorong para masyarakat untuk mencari alternatif lain demi tidak bosan saat menjalani hidupnya. Faktor aktivitas sekaligus hiburan yang dapat didapatkan dari kegiatan membaca menimbulkan lonjakan bagi para peminatnya. Terlebih lagi di masa modern yang beralih ke serba digital ini berbagai literatur kini sudah dapat diakses melalui fasilitas digital seperti website. Sehingga pengaksesnya mengalami kemudahan dalam mencari dan membaca aneka macam buku tanpa terhalang batasan jarak dan waktu, seperti yang dialami banyak orang di masa lalu.

Topik buku bacaan yang sering dikonsumsi terdiri dari berbagai jenis buku, dimulai dari buku seputar ilmu pengetahuan, teknologi, biografi, hingga kisah fiksi yang tidak nyata. Perkembangan literatur semakin berkembang aneka jenisnya seiring berkembang waktu dan kemajuan zaman. Ditambah dengan pengalaman, kreativitas dan daya imajinasi yang tinggi dari berbagai latar belakang penulisnya, maka perkembangan literatur di masa-masa modern ini menjadi berkembang jauh lebih pesat. Meskipun banyak karya tulis di masa lalu yang sudah demikian baik penulisannya. Maka dari itu, berikutlah akan dibahas beberapa bagian mengenai literatur populer di dunia. Aneka literatur ini populer berkat topik yang dibahas, hal yang disampaikan, dan topik bahasannya bisa dipelajari oleh pembacanya secara lebih dalam, hingga gaya penulisan yang menarik sehingga mendorong minat pembaca untuk terus menyimaknya.

1. The Canterbury Tales oleh Geoffrey Chaucer

Buku populer yang ditulis oleh Geoffrey Chaucer ini diterbitkan pada abad ke-14. Buku ini berisikan kumpulan cerita akan sifat dan keburukan manusia. Dalam gaya bahasa penulisan berbentuk prosa serta syair, buku ini juga menceritakan akan dampak buruk dari penyalahgunaan agama dalam kehidupan masyarakat di zaman tersebut. Chaucer sebagai penulisnya juga membahas akan peran para kaum petinggi agama, seperti rohaniawan, bangsawan hingga kalangan terendah bagi golongan masyarakat yaitu petani.

2. Divine Comedy oleh Dante Alighieri

Kara sosok dari Dante Alighieri ini juga disebut sebagai karya unggulan dalam aneka bentuk literatur asal Italia yang lain. Selain unggul di Italia, karya ini juga dianugerahkan sebagai salah satu karya terbaik dari berbagai sastra dunia lainnya yang jumlahnya tidak sedikit, khususnya dalam jenis tulisan puisi. Kumpulan puisi yang terkandung didalam buku ini berjenis puisi-puisi epik. Topik bahasan seperti perjalanan menuju alam akhirat banyak dibahas disini. Menekankan pada upaya langkah yang ditempuh untuk menemui sosok Tuhan menjadi tema bahasan dari keutuhan buku ini. Tema yang dibahas cukup mengarah kepada ajaran teologi dan filsafat Kristen di abad pertengahan.

3. The Complete Works of William Shakespeare

Nama penulis berikut sudah tidak lagi asing dikenal. Meskipun berasal dari Inggris, nama penulis berikut sudah terkenal hingga ke seluruh dunia. Sejarah juga telah mencatat nama penulis ini hingga menghiasi catatan besar di sepanjang masa. Aneka kreatifitas yang terdapat dalam alur cerita, gaya bahasa, serta karakter para tokohnya berhasil memikat hati banyak pembaca dari berbagai kategori, kebudayaan, negara serta karakteristik lain yang beragam.

Sedangkan buku ini sendiri berkisahkan mengenai volume lengkap dari naskah pertunjukkan pentas dan puisi yang dirancang oleh William Shakespeare. Meskipun beberapa diantaranya merupakan kolaborasi antara penulisan dengan tokoh lain juga yang ikut disertakan ke dalam buku ini. Beberapa contoh karya dari penulis lain seperti dalam judul The Two Noble Kinsmen yang menjadi karya kerjasama diantara William Shakespeare dengan John Fletcher, serta beberapa judul seperti Pericles, Prince of Tyre, dan naskah peran kedua di bagian awal yang ditulis oleh George Wilkins, hingga Edward III dimana penulisnya masih menjadi persengketaan.

4. Moby Dick oleh Herman Melville

Novel Moby Dick juga dikenal dengan nama The Whale, yang merupakan karya penulisan Amerika yakni Herman Melville mengenai kisah dari seorang pria dalam memburu seekor paus yang berukuran besar. Penulisan dalam novel ini menggunakan gaya bahasa simbolisme. Dan karya tulis ini cukup terkenal akan gaya industri yang membahas seputar perburuan hewan laut yang dijuluki raja laut tersebut mengusung tema dalam periode abad ke-19.

5. 1984 by George Orwell

Menggambarkan keadaan Inggris dalam 40 tahun beserta lamaran hal yang akan terjadi. Situasi penggambarannya terletak pada rezim totaliter. Juga mengangkat tema mengenai kebudayaan modern di Inggris. Topik utama yang dibahas dalam novel ini mengenai pengawasan, kebenaran, serta penyensoran. Buku ini berhasil memberikan aneka teror bagi para pembacanya. Mengisahkan seputar kekacauan di dunia, yang ditulis tepat di saat Perang Dunia ke 2 baru saja selesai. Buku ini ditulis dalam era Perang Dingin yang berlangsung di antara blok barat dan blok timur. Meskipun hanya merupakan pemikiran yang disalurkan dalam sebuah buku, karya dari George Orwell ini berhasil menggambarkan dengan baik akan kondisi yang begitu mencekam akibat dari perang. Dimana para pemimpin digambarkan sebagai sosok yang begitu diktator dan otoriter dalam menguasai segenap rakyatnya. Posisi rakyat digambarkan begitu lemah dan tinggal memiliki kekuatan apa-apa dalam bertindak. Semua opsi dalam kehidupan seakan tidak memiliki aturan yang bermanfaat bagi segenap masyarakat. Akal sehat, nilai kemanusiaan, ilmu pengetahuan, fakta sejarah, kebebasan, keadilan, logika, serta hal-hal rasional, harapan dan cinta, semuanya hancur tak berbekas.

6. To Kill a Mockingbird karya Harper Lee

Buku ini berhasil mendapatkan penghargaan untuk kategori fiksi dan novel dalam jumlah yang sangat banyak. Karya ini sendiri diterbitkan di tahun 1960. Berbagai polling yang terdapat di aneka forum pecinta buku menyatakan bahwa buku ini telah diikuti oleh puluhan ribu pembaca. Buku ini hampir selalu memperoleh peringkat terbaik di aneka kategori bergengsi seputar literatur, seperti:

  • Must Read Classics
  • Best Books of the 20th Century
  • Books That Everyone Should Read in a Lifetime: Reader’s Picks
  • Pulitzer Winners: Fiction & Novels
  • Best Women-authored Books
  • 1001 Books Must Read Before You Die

7. Charles Dickens Sosok Literatur Terpopuler

Kisah ini ditulis pada tahun 1859 dan membahas akan suatu perjuangan revolusi. Sebagai kisah yang membahas seputar perjuangan dan sebagai bentuk dalam menggambarkan kegagahan dari para tokohnya, buku ini akan menarik minat banyak kaum pria. Mengambil tema di kalangan masyarakat Prancis pada abad ke-18, buku ini menggambarkan akan berbagai keberanian dari masyarakat Prancis dalam melawan otoriternya monarki disana. Berbagai bentuk seperti korupsi besar yang dilakukan oleh segenap petingginya, tingginya pajak yang dibebankan kepada masyarakat.

8. Wuthering Heights – Emily Bronte

Menjadi suatu buku yang membahas mengenai cinta secara luas. Diterbitkan pada tahun 1847 dan berhasil menarik minat banyak dari pembacanya. Selain topik ini bisa dibahas dalam aneka jenis topik yang lebih dalam, pembahasan ini juga akan menarik bagi banyak jenis orang di berbagai umur. Kalangan anak muda tentunya akan sangat tertarik dalam membaca literatur yang membahas akan hal ini.

Topik akan cinta banyak dibahas mulai dari kisah percintaan anak muda, yang baru tahu rasanya pertama kali jatuh cinta. Hingga kedalaman cinta dari sepasang kekasih yang sudah berlangsung lama. Atau bahkan turut mencampurkan hal-hal seputar konflik dan perseteruan dalam hubungan tersebut. Aneka kisah manis hingga kisah yang kurang menyenangkan bisa dialami. Namun buku ini lebih akan membahas penekanan seputar kisah klasik akan cinta di dunia yang dilihat dari sudut pandang yang menyeramkan. Penggambaran seputar akan obsesi yang berlebihan, hingga rasa dendam, benci, keposesifan, hingga kecemburuan amarah yang tidak terkendali. Semua sifat baik maupun buruk yang mengata namakan cinta menjadi penekanan besar dalam buku ini.