Literatur Populer Di Dunia

Masyarakat di berbagai belahan dunia memiliki minat yang tinggi dalam membaca. Terlebih lagi di masa kini seperti yang dialami mulai dari pertengahan akhir tahun 2019 hingga 2020, pandemi besar yang meliputi banyak bagian di dunia menyebabkan interaksi antar masyarakat harus dikurangi hingga maksimal. Sehingga hal ini mendorong para masyarakat untuk mencari alternatif lain demi tidak bosan saat menjalani hidupnya. Faktor aktivitas sekaligus hiburan yang dapat didapatkan dari kegiatan membaca menimbulkan lonjakan bagi para peminatnya. Terlebih lagi di masa modern yang beralih ke serba digital ini berbagai literatur kini sudah dapat diakses melalui fasilitas digital seperti website. Sehingga pengaksesnya mengalami kemudahan dalam mencari dan membaca aneka macam buku tanpa terhalang batasan jarak dan waktu, seperti yang dialami banyak orang di masa lalu.

Topik buku bacaan yang sering dikonsumsi terdiri dari berbagai jenis buku, dimulai dari buku seputar ilmu pengetahuan, teknologi, biografi, hingga kisah fiksi yang tidak nyata. Perkembangan literatur semakin berkembang aneka jenisnya seiring berkembang waktu dan kemajuan zaman. Ditambah dengan pengalaman, kreativitas dan daya imajinasi yang tinggi dari berbagai latar belakang penulisnya, maka perkembangan literatur di masa-masa modern ini menjadi berkembang jauh lebih pesat. Meskipun banyak karya tulis di masa lalu yang sudah demikian baik penulisannya. Maka dari itu, berikutlah akan dibahas beberapa bagian mengenai literatur populer di dunia. Aneka literatur ini populer berkat topik yang dibahas, hal yang disampaikan, dan topik bahasannya bisa dipelajari oleh pembacanya secara lebih dalam, hingga gaya penulisan yang menarik sehingga mendorong minat pembaca untuk terus menyimaknya.

1. The Canterbury Tales oleh Geoffrey Chaucer

Buku populer yang ditulis oleh Geoffrey Chaucer ini diterbitkan pada abad ke-14. Buku ini berisikan kumpulan cerita akan sifat dan keburukan manusia. Dalam gaya bahasa penulisan berbentuk prosa serta syair, buku ini juga menceritakan akan dampak buruk dari penyalahgunaan agama dalam kehidupan masyarakat di zaman tersebut. Chaucer sebagai penulisnya juga membahas akan peran para kaum petinggi agama, seperti rohaniawan, bangsawan hingga kalangan terendah bagi golongan masyarakat yaitu petani.

2. Divine Comedy oleh Dante Alighieri

Kara sosok dari Dante Alighieri ini juga disebut sebagai karya unggulan dalam aneka bentuk literatur asal Italia yang lain. Selain unggul di Italia, karya ini juga dianugerahkan sebagai salah satu karya terbaik dari berbagai sastra dunia lainnya yang jumlahnya tidak sedikit, khususnya dalam jenis tulisan puisi. Kumpulan puisi yang terkandung didalam buku ini berjenis puisi-puisi epik. Topik bahasan seperti perjalanan menuju alam akhirat banyak dibahas disini. Menekankan pada upaya langkah yang ditempuh untuk menemui sosok Tuhan menjadi tema bahasan dari keutuhan buku ini. Tema yang dibahas cukup mengarah kepada ajaran teologi dan filsafat Kristen di abad pertengahan.

3. The Complete Works of William Shakespeare

Nama penulis berikut sudah tidak lagi asing dikenal. Meskipun berasal dari Inggris, nama penulis berikut sudah terkenal hingga ke seluruh dunia. Sejarah juga telah mencatat nama penulis ini hingga menghiasi catatan besar di sepanjang masa. Aneka kreatifitas yang terdapat dalam alur cerita, gaya bahasa, serta karakter para tokohnya berhasil memikat hati banyak pembaca dari berbagai kategori, kebudayaan, negara serta karakteristik lain yang beragam.

Sedangkan buku ini sendiri berkisahkan mengenai volume lengkap dari naskah pertunjukkan pentas dan puisi yang dirancang oleh William Shakespeare. Meskipun beberapa diantaranya merupakan kolaborasi antara penulisan dengan tokoh lain juga yang ikut disertakan ke dalam buku ini. Beberapa contoh karya dari penulis lain seperti dalam judul The Two Noble Kinsmen yang menjadi karya kerjasama diantara William Shakespeare dengan John Fletcher, serta beberapa judul seperti Pericles, Prince of Tyre, dan naskah peran kedua di bagian awal yang ditulis oleh George Wilkins, hingga Edward III dimana penulisnya masih menjadi persengketaan.

4. Moby Dick oleh Herman Melville

Novel Moby Dick juga dikenal dengan nama The Whale, yang merupakan karya penulisan Amerika yakni Herman Melville mengenai kisah dari seorang pria dalam memburu seekor paus yang berukuran besar. Penulisan dalam novel ini menggunakan gaya bahasa simbolisme. Dan karya tulis ini cukup terkenal akan gaya industri yang membahas seputar perburuan hewan laut yang dijuluki raja laut tersebut mengusung tema dalam periode abad ke-19.

5. 1984 by George Orwell

Menggambarkan keadaan Inggris dalam 40 tahun beserta lamaran hal yang akan terjadi. Situasi penggambarannya terletak pada rezim totaliter. Juga mengangkat tema mengenai kebudayaan modern di Inggris. Topik utama yang dibahas dalam novel ini mengenai pengawasan, kebenaran, serta penyensoran. Buku ini berhasil memberikan aneka teror bagi para pembacanya. Mengisahkan seputar kekacauan di dunia, yang ditulis tepat di saat Perang Dunia ke 2 baru saja selesai. Buku ini ditulis dalam era Perang Dingin yang berlangsung di antara blok barat dan blok timur. Meskipun hanya merupakan pemikiran yang disalurkan dalam sebuah buku, karya dari George Orwell ini berhasil menggambarkan dengan baik akan kondisi yang begitu mencekam akibat dari perang. Dimana para pemimpin digambarkan sebagai sosok yang begitu diktator dan otoriter dalam menguasai segenap rakyatnya. Posisi rakyat digambarkan begitu lemah dan tinggal memiliki kekuatan apa-apa dalam bertindak. Semua opsi dalam kehidupan seakan tidak memiliki aturan yang bermanfaat bagi segenap masyarakat. Akal sehat, nilai kemanusiaan, ilmu pengetahuan, fakta sejarah, kebebasan, keadilan, logika, serta hal-hal rasional, harapan dan cinta, semuanya hancur tak berbekas.

6. To Kill a Mockingbird karya Harper Lee

Buku ini berhasil mendapatkan penghargaan untuk kategori fiksi dan novel dalam jumlah yang sangat banyak. Karya ini sendiri diterbitkan di tahun 1960. Berbagai polling yang terdapat di aneka forum pecinta buku menyatakan bahwa buku ini telah diikuti oleh puluhan ribu pembaca. Buku ini hampir selalu memperoleh peringkat terbaik di aneka kategori bergengsi seputar literatur, seperti:

  • Must Read Classics
  • Best Books of the 20th Century
  • Books That Everyone Should Read in a Lifetime: Reader’s Picks
  • Pulitzer Winners: Fiction & Novels
  • Best Women-authored Books
  • 1001 Books Must Read Before You Die

7. Charles Dickens Sosok Literatur Terpopuler

Kisah ini ditulis pada tahun 1859 dan membahas akan suatu perjuangan revolusi. Sebagai kisah yang membahas seputar perjuangan dan sebagai bentuk dalam menggambarkan kegagahan dari para tokohnya, buku ini akan menarik minat banyak kaum pria. Mengambil tema di kalangan masyarakat Prancis pada abad ke-18, buku ini menggambarkan akan berbagai keberanian dari masyarakat Prancis dalam melawan otoriternya monarki disana. Berbagai bentuk seperti korupsi besar yang dilakukan oleh segenap petingginya, tingginya pajak yang dibebankan kepada masyarakat.

8. Wuthering Heights – Emily Bronte

Menjadi suatu buku yang membahas mengenai cinta secara luas. Diterbitkan pada tahun 1847 dan berhasil menarik minat banyak dari pembacanya. Selain topik ini bisa dibahas dalam aneka jenis topik yang lebih dalam, pembahasan ini juga akan menarik bagi banyak jenis orang di berbagai umur. Kalangan anak muda tentunya akan sangat tertarik dalam membaca literatur yang membahas akan hal ini.

Topik akan cinta banyak dibahas mulai dari kisah percintaan anak muda, yang baru tahu rasanya pertama kali jatuh cinta. Hingga kedalaman cinta dari sepasang kekasih yang sudah berlangsung lama. Atau bahkan turut mencampurkan hal-hal seputar konflik dan perseteruan dalam hubungan tersebut. Aneka kisah manis hingga kisah yang kurang menyenangkan bisa dialami. Namun buku ini lebih akan membahas penekanan seputar kisah klasik akan cinta di dunia yang dilihat dari sudut pandang yang menyeramkan. Penggambaran seputar akan obsesi yang berlebihan, hingga rasa dendam, benci, keposesifan, hingga kecemburuan amarah yang tidak terkendali. Semua sifat baik maupun buruk yang mengata namakan cinta menjadi penekanan besar dalam buku ini.

Belajar Dari Sosok Terkenal Literatur

Di era modern ini aneka karya literatur menjadi populer dan banyak dibaca oleh jutaan orang. Maka dari itu banyak penulis menjadi terkenal dan memiliki penghasilan yang besar oleh karena karyanya. Banyak orang terpukau akan bacaan tersebut hingga bercita-cita untuk bekerja sebagai penulis demi menghasilkan karya-karya yang baik seperti tokoh panutannya. Meskipun pada dasarnya banyak cerita dalam literatur yang mengisahkan akan dunia fiksi yang tidak nyata. Namun beberapa cerita diantaranya juga mengangkat akan kondisi sebenarnya yang realis dan sangat masuk akal untuk terjadi di masyarakat modern masa kini. Sehingga banyak literatur yang disukai banyak orang akibat dijadikan buku pedoman dalam upaya untuk introspeksi dan memperbaiki dirinya menjadi sosok yang lebih baik lagi.

Jika orang berpandangan bahwa karya tulis hanya berisikan cerita bualan yang membosankan serta tidak terlalu masuk akal untuk dapat terjadi dalam kondisi sebenarnya, maka hal itu berhasil ditepis dengan bukti dari berbagai karya terkenal yang laris di pasaran ini. Aneka karya literatur yang telah dipublikasikan hingga kini mengangkat jutaan kisah spesifik yang tercipta di alam pikiran sange penulisnya, atau bahkan mengisahkan akan suatu hal sebagai pengajaran bagi pembacanya yang bisa berasal dari aneka macam kebudayaan yang berbeda dengan sang pengarang. Berikut ini ada beberapa sosok terkenal yang telah berhasil membuat karya tulisan baik itu di dunia maupun dari Indonesia:

William Shakespeare

Sosok yang satu ini tentunya sudah tidak diragukan lagi atas kepopulerannya dalam dunia karya tulis. Pria berkelahiran 26 April 1964 di Inggris ini dianggap sebagai penulis terbaik dalam bahasa Inggris sebagai penulisannya. Tidak hanya itu, ia juga mendapat julukan sebagai penyair nasional di Inggris. Sosok ini telah menutup usianya di umur 52 tahun dan dikebumikan di Inggris pada 23 April 1616.

Charles Dickens

Penulis yang satu ini bernama lengkap Charles John Huffam Dickens. Ia lahir pada tanggal 7 Februari 1812 di Inggris. Berprofesi sebagai seorang penulis buku dalam bahasa Inggris, ia juga menjabat sebagai kritikus sosial. Beberapa karya yang membuat sosok ini terkenal contohnya The Pickwick Papers, Oliver Twist, A Christmas Carol, David Copperfield, Bleak House, Hard Times, Kisah Dua Kota dan Harapan Agung.

Penulis ini mulai dikenal berkat dari buku pertama yang ditulisnya di tahun 1836, yaitu The Pickwick Papers. Dimulai dari buku ini, Charles Dickens mulai terkenal hingga ke seluruh dunia. Dalam kehidupannya, Charles menikah dengan seorang wanita bernama Catherine Thomson Hogarth dan memiliki beberapa anak.

George Orwell

Penulis yang satu ini memiliki nama asli Eric Arthur Blair dan ia lahir pada 25 Juni 1903. Pria ini berprofesi sebagai jurnalis sekaligus seorang novelis Inggris. Namun untuk memfokuskan aktivitasnya dalam menulis buku, ia kemudian meninggalkan profesinya sebagai jurnalis. Beberapa karyanya yang terkenal seperti Homage to Catalonia, Animal Farm, dan Delapan Puluh Empat esai. George meninggal di usia 46 tahun di tanggal 21 Januari 1950.

J.K. Rowling

Semua orang mengenal akan sosok ini. Wanita yang lahir di Yate, Gloucestershire pada tanggal 31 Juli 1965 ini berprofesi sebagai novelis Inggris yang terkenal dari rangkaian bukunya yang diberi judul Harry Potter. Karya terbaru yang diterbitkannya berjudul The Casual Vacancy yang baru dikeluarkan di tanggal 27 September 2018 lalu. Buku ini merupakan suatu novel untuk kaum dewasa.

William Faulkner

Pria ini lahir pada tanggal 25 September 1897. Sebagai wujud keberhasilannya, pria ini berhasil meraih nobel dari Oxford daerah Mississippi. William Faulkner merupakan seorang penulis asal Amerika yang telah menerbitkan banyak karya seputar novel, cerita pendek, esai, serta skenario. Penulis satu ini menjadi populer berkat novel dan cerpennya dianggap menarik oleh banyak orang. Beberapa karyanya yang terkenal seperti The Sound and The Fury, Saat Aki Beroperasi, Terang Pada Bulan Agustus, Absalom, Absalom!, dan Sebuah Mawar Untuk Emily. Dalam kehidupannya William menikah dengan Estelle Oldham dan menutup usianya pada tanggal 6 Juli 1962.

Beberapa penulis dari Indonesia juga turut serta populer dan berhasil menciptakan karya tulis yang terkenal di dunia hingga ke kancah internasional. Beberapa karyanya pun tak jarang yang diterjemahkan ulang ke beberapa bahasa, agar dapat lebih mudah dimengerti oleh banyak orang di berbagai negara. Berikutlah sosok penulis dari Indonesia yang berhasil terkenal dan mencatatkan namanya di dunia literatur internasional:

Pramoedya Ananta Toer

Penulis ini merupakan sosok pemberani dan produktif dalam menciptakan sastra Indonesia. Meskipun sempat dijebloskan kedalam penjara, hal ini tidak menyurutkan kerja kerasnya dalam menulis. Pramoedya berhasil menciptakan lebih dari 50 buku dimana turut diterjemahkan kedalam 41 bahasa asing. Maka dari itu Pramoedya berhasil menerima penghargaan internasional seperti Freedom to Write Award yang diberikan oleh PEN American Centre, hingga aneka penghargaan lainnya seperti The Fund for Free Expression, Wertheim Award, Ramon Magsaysay Award, hingga UNESCO Madanjeet Singh Prize dan masih banyak penghargaan lainnya.

Andrea Hirata

Sosok satu ini sudah begitu dikenal oleh banyak orang. Berkat dari ketenaran karyanya, bahkan beberapa orang luar negeri pun tahu akan sosok ini. Satu karya sangat populer yang berhasil diterbitkannya berjudul Laskar Pelangi. Buku yang berkisah mengenai keindahan Indonesia yang menjadi petualangan dari beberapa anak kecil ini bahkan berhasil menjadi International Best Seller Book. Tidak hanya diterjemahkan kedalam bahasa Inggris, buku ini juga terdapat dalam beberapa bahasa lainnya seperti Jepang, Vietnam, India, dan beberapa bahasa lainnya.

Taufiq Ismail

Pria satu ini merupakan penyair dan sastrawan yang lahir di Bukittinggi daerah dari Sumatera Barat. Di usia pria dengan kelahiran 25 Juni 1935 ini, Taufiq sudah berhasil menerbitkan aneka buku sajak yang dinyanyikan oleh grup musik Bimbo. Bahkan karya-karya sajak itu juga terkenal hingga diterjemahkan ke dalam aneka bahasa asing lainnya seperti Inggris dan Rusia. Berbagai penghargaan skala nasional pun berhasil diraih pria satu ini, seperti Anugerah Seni di tahun 1970, Cultural Visit Award dari Australia di tahun 1977, South East Write Award dari Thailand di tahun 1994 hingga berhasil memperoleh penghargaan UNESCO.

Ahmad Tohari

Pria ini adalah seorang penulis novel terkenal yang berjudul Ronggeng Dukuh Paruk. Keberhasilan novel tersebut dikenang oleh banyak orang hingga diangkat menjadi sebuah film dengan judul Sang Penari. Pria ini lahir di Banyumas, sebuah kota kecil di daerah Cilacap, Jawa Tengah pada tanggal 13 Juni 1948. Beberapa karya berkualitas pun telah diterbitkannya seperti Kubah, Bekisar Merah, dan Orang-orang Proyek. Kaya ini terkenal hingga ke berbagai negara asing. Hal ini dibuktikan dengan banyak cetakan dari buku ini dalam aneka bahasa lain seperti Jepang, Mandarin, Belanda dan Jerman. Penghargaan besar pun berhasil diraih Ahmad Tohari, dimulai dari tahun 1995 dimana ia mendapatkan Hadiah Sastra Asean, SEA Write Award, hingga di beberapa tahun setelahnya dimana Hadiah Sastra Rancage juga berhasil diraihnya di tahun 2007.

Eka Kurniawan & Ayu Utami

Pria kelahiran Tasikmalaya, 228 November 1975 ini berhasil mencengangkan dunia sastra berkat karyanya sebuah buku berjudul Cantik itu Luka. Dibawah naungan penerbit Jendela yang pertama kali diterbitkan di tahun 2002, novel tersebut menjadi populer hingga dicetak kedalam bahasa Jepang oleh seorang Jepang bernama Ribeka Ota dengan judul “ BiWa Kizu. Lu diubah ke dalam Bahasa Inggris oleh Annie Tucker yang memiliki judul “ Beauty is a Wound “. Selain itu ada gadis cantik bernama Ayu Utami, dirinya merupakan Penulis wanita yang sudah terkenal dalam  mencetak 10 macam karya dan kumpulan esai. Wanita yang lahir di daerah Bogor tepat 21 November tahun 1968 silam berhasil mendapatkan penghargaan internasional Yakni : “ Prince Claus Award yang membawa novel berjudul SAMAN buatannya berhasil dikagumi di negara Belanda di tahun 2000 silam.

Tips Membuat Literature Review

Pengertian dari literatur review sendiri adalah sebagai uraian mengenai sebuah teori atau temuan yang akan digunakan sebagai acuan untuk juga dijadikan sebagai landasan sebagai suatu kegiatan penelitian. Hal ini biasanya bertujuan untuk dapat bisa menyusun kerangka pemikiran secara jelas sesuai dengan rumusan masalah yang akan dibahas. dan juga diteliti. Sedangkan menurut sebuah sumber literatur sendiri adalah analisa yang berupa review dari suatu kegiatan yang bersifat memabangun bukan untuk mnejatuhakan sebuah penelitian yang sedang dilakukan dengan topik tersebut. Maka anda perlu ketahui jika, literature review sendiri adalah sebuah studi kasus terhadap sebuah penelitian yang di rangkum. Tetapi literatur review juga merupakan sebuah karya ilmiah yang digunakan sebagai kritik dan juga sarana evaluasi. Jika di dalam kamus literatul review berarti studi pusaka yang merupakan istilah yang biasanya digunakan oleh para mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi dan juga tes. 

 

Tujuan Dari Literature Review

Dalam artikel ini akan dibahas beberapa tips untuk dapat menyusun sebuah literatur review yang sesuai dengan penelitian. Tujuangnya dibuat literature review sendiri adalah sebagai cara untuk menyakinakan pemabaca tentang suiatu hasil atau ide dari penelitian yang ditulis. Kemudian nantinya apa-apa saja kekurangan dari riset yang sudah dilakukan dan juga apa kelebihan dari riset-riset tersebut. Dan juga juga apa manfaatnya untuk sebuah penelitian. Mungkin anda sendiri sedikit banyak sudah mengetahui tentang situs judi sbobet88 dan literature review tersebut dan tujuannya dibuat literature review tersebut. Jika anda sudah paham dalam artikel ini akan dibahas beberapa cara atau juga langkah-langkah untuk dapat menyusun literatur review atau studi pustaka. Berikut ini penjelasanya. 

 

Mencari Suatu Bahan Literature Review 

Hal pertama yang bisa dilakukan sebagai salah satu langkah pertama yang akan dilakukan untuk membuat literature review yaitu mencari sumber atau bahan yang akan dibahas untuk literature review tersebut. Biasanya sumber atau juga daftar pustaka yang biasanya digunakan adalah buku, artikel dan juga jurna yang biasanya sudah pernah di review. Misalnya adalah sebuah contoh dari pembasah mereview sebuah buku atau mereview sebuah jurnal. Selain itu juga ada yang disebut dengan artikel proceedings dimana yang sudah di peer review dan harga suah technical report dari suatu instansi pendidikan dan juga organisasi yang biasanya berkah untuk membuat atau juga mengeluarkan hal tersebut. Kemudian untuk anda yang akan memulai menulis sebuah literatur review anda juga harus pastikan terlebih dahulu secara sei;ah apakah sumber-sumber yang digunakan sudah sesuai dengan literatur review yang nantinya akan dibuat. Agar nantinya lebih mudah, hal-hal yang biasanya perlu diperhatikan untuk dapat menemukan kesesuaian sumber tersebut yaitu seperti daftar isi, heading, abstrak, sub heading atau juga document statement yaitu kalimat-kalimat penting di dalam sebuah tulisan yang biasa terdapat di akhir pendahuluan dari sebuah tulisan. 

Mengevaluasi Isi Dari Sumber-sumber yang Didapat

Jika nantinya nada sudah menemukan objek atau hal yang anda gunakan untuk sebuah bahan menulis literature review langkah yang kemudian kalian kerjakan yaitu mengevaluasi isi dari sumber tersebut. Dalam hal mnegevaluasi ini biasanya pasyokam kaliamnmelkuakan nya dengan cara berfikir secara objektif. Ada beberapa tips yang biasanya anda bisa gunakan untuk dapat mempercepat dalam menulis sebuah literature yaitu menggunakan teknik skimming. Mengapa menggunakan teknik skimming? Kareena dengan teknik tersebut akan mempers ringkas waktu dibandingkan dengan cara membaca cepat satu persatu yang pastinya akan membuat capek dan juga membutuhkan waktu yang cukup lama nantinya. Maka untuk anda bisa menggunakan teknik skimming ini dengan cara membaca beberapa poin-poin yang penting yang ada di dalam sumber dengan bantuan skimming. Dengan cara tersebut nantinya anda akan lebih mudah untuk mendapatkan inti-inti dari sebuah pembahasan sumber tersebut. 

Membuat Summary Isi Sumber-sumber Tersebut

Pada poin ketiga ini, jangan lupakan langkah untuk membuat summary (rangkuman). Hal ini bertujuan untuk dijadikan sebagai sebuah pengingat mengenai sebuah sumber yang pernah dibaca. Sehingga nantinya ketika anda menulis sebuah literature review anda nantinya tidak perlu repot-repot untuk mengulang atau membaca sumber tersebut lagi. Adapun juga hal-hal yang perlu dicatat di dalam sebuah rangkuman yang anda buat antara lain:

  • Penulis
  • Tahun penulisan
  • Judul
  • Sumber bisa didapat dari  (Buku, Jurnal dan Technical Report)
  • Tulisan yang dibaca
  • Tujuan penelitian dibuat
  • Metode penelitian
  • Hasil penelitian
  • Kesimpulan
  • Saran

Menulis Literature Review atau Studi Pustaka

Pada tahap ini, ranfkuman yang sebelumnya sudah ditulis, dapat digunakan untuk menulis literature review. Namun, tetap ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan dapat juga dimasukkan kedalam sebuah literature review antara lainya seperti persamaan, dan juga perbedaan antara pengarang dan juga penelitian mereka, penelitian mana yang bertentangan dan juga penelitian mana yang mendukung, pertanyaan-pertanyan yang belum memiliki jawaban dan lain sebagainya. Untuk dapat memenuhi hal-hal tersebut anda sendiri dapat menata sebuah rangkuman dan mengelompokkannya dahulu seperti berdasarkan beberapa kriteria: 

  • Berdasarkan pada tema penelitian
  • Jenis penelitian
  • Pendukung atau penentang
  • Dan lain sebagainya.

Satu hal juga yang bisa anda gunakan sebagai tips dalam menulis sebuah literature review atau studi pustaka yaitu menggunakan Paraphrasing yaitu cara yang di maksud untuk mengungkapkan ulang kembali pertanyaan orang lain dengan cara yang berbeda dari cara aslinya. 

Evaluasi Literature Review yang Sudah Dibuat

Jadi hal apa yang sudah anda dapatkan setelah menulis sebuah literature review? Coba jika anda sudah selesai menulis anda bisa melakukan evaluasi kembali mengenai kelebihan dan juga kekurangan literature review yang sudah anda tulis. Tulislah juga hal-hal yang sebisa mungkin yang memang perlu untuk di tambakan dan juga dikurangi jika memang ada beberapa hal yang perlu dikurangi. Jika sudah di lakukan, nantinya anda bisa memperbaiki keseluruhan. Pada sebuah evaluasi ini nilainya cukup penting, dikarenakan dengan mengevaluasi kembali sebuah literature review atau studi pustaka yang sudah anda buat maka nantinya anda akan menemukan kekurangan dan juga kesalahan yang ada. Yang akan ditayangkan nantinya jika anda tidak mengevaluasi hasil literature review yang sudah anda buat, bisa saja terdapat kesalahan-kesalahan yang cukup fatal di dalam metode penulisan atau bagian-bagian lainya. Oleh karena itu mengevaluasi kembali adalah salah satu hal yang penting dalam membuat literature review yang baik.

Itulah beberapa pemanasan mengenai pengertian, tujuan dan juga cara menyusun literature review yang baik dan juga bener yang dapat anda jadikan sebagai sebuah referensi atau acuan. Semoga dengan artikel ini nantinya, dapat membantu anda untuk membuat sebuah literatur  review sesuai dengan kaidah yang sudah ditetapkan. Semoga pembahasan pembahasan ini dapat menambah wawasan anda dalam hal review. Sekian dan terimakasih.

Tahukah Kalian dengan Literature Review ?

Literature Review sendiri lebih dikenal baik sebagai studi pustaka. Dimana, hal ini sangatlah di perlukan untuk bisa memberikan adanya dasar atas landasan yang kuat dalam mengenai kenapa kita bisa untuk memilih tema tertentu. Selain daripada itu, pada literature ini kita akan menjelaskan adanya metode tertentu daripada menerapkan adanya metode yang lainnya. Nah, untuk artikel yang satu ini bisa kalian dapati nantinya pengertian dari Literature Review, lalu mengenal tujuan dari Literature Review, dan juga cara dalam membuat Literature Review ini sendiri.

Makna dari Literature Review

Untuk makna atau arti dari literature review ini sendiri merupakan sebuah uraian mengenai teori ataupun temuan yang mana bida didapat langsung dari adanya bahan acuan yang dijadikan langsung sebagai sebuah landasan kegiatan dari penelitian yang ada. Hal ini sudah langsung bertujuan untuk kalian dalam menyusun adanya sebuah kerangka dengan pemikiran yang jelas dari adanya perumusan seba permasalahan yang nantinya akan di teliti.

Kalau lihat dari lainnya, bahwa literature yang satu ini adalah sebuah analisa yakni kritik dengan sifatnya membangun atau juga bisa menjatuhkan dari sebuah penelitian yang memang sedang dilakukannya pada topik yang khusus. Jadi, dalam hal ini harus di ketahui juga bahwa literature review ini bukanlah sebuah rangkuman. Akan tetapi, ini ialah cerita ilmiah yang membuat kritik dan juga evaluasi ok guys.

Pada dunia mahasiswa, kata dari Literature review ini sendiri adalah istilah yang memanglah sering sekali di gunakan oleh mahasiswa di dalam mengerjakan adanya sebuah skripsi, tesis maupun disertesi.

Pngembangan Tujuan dari Literature Review

Tujuan utama dari adanya literature review ini ialah demi para pembaca bisa mengetahui adanya ide dan juga gagasan dalam tulisan yang kalian akan cob memasukan pada tengahnya di dalam sebuah penelitian. Selanjutnya juga bisa mengetahui ada apa saja kekurangan dari riset kalian dan juga bisa mengetahui masalah kelebihan dari riset yang sudah ada sebelumnya.

Sebagai salah satu bhukti dari adanya karya tulis ini sendiri, sudah pasti literature review tidak bisa untuk di buat dengan cara yang angatlah asal-asalan serta tempel sana maupun sini. Dikarenakan dalam hal mencari informasi, terdapat sebuah seni serta cara tersendiri. Kalian jangan sampai melakukan pengambilan informasi secara asal ya guys.

Maka dari itu, selaku seorang peneliti pada literature review ini, kalian haruslah memastikan bahwasannya apa yang sebenarnya tercatat ini berasal langsung dari penerbit yang sudah sangat terpercaya. Sebagai contoh : Jurnal, laporan pada buku penelitian, buku biasa, lalu seminar proseding seminar dan masih ada beberapa lagi yang lainnya.

Cara Benar dalam Pembuatan Literature Review

Sebelum masuk kedalam cara benar pada pembuatannya, setidaknya kalian sudah mengetahui dan memahami dasar dari pe ngertian pada Literature Review serta tujuan kenapa Literature han lakukan bukan ?…

Jika di rasa sudah paham, maka langsung saja kalian cek caranya pada artikel yang ada di bawah ini.

# Mencari adanya Sumber Sebagai Bahan Pada Literature Review

Untuk pertama kali kalian bisa membuat adanya Literature Review ialah dengan menggunakan pencaharian pada sumber atau bahan untuk literature Review kalian tersebut. Sumber ataupun daftar pustaka yang paling bagus ialah buku, lalu artikel atau juga bisa jurnal dimana semuanya pernah di review. Contohnya si yang biasa ada dalam pembahasan di amana cara untuk meriw jurnal tersebut dan juga bagaimana caranya untuk mereview adanya buku tersebut.

Selain daripada itu, terdapat juga artikel Procedings yang mana suda di Per-Review serta di technical report dari adanya institusi pendidikan maupun organisasi yang dengan berhak untuk mengeluarkan. Selain itu, kalian juga bisa dengan mudah memperhatikan terlebih dahulu mengenai sumber yang memang telah sesuai dengan literature review tersebut.

Untuk bisa mempermudah kalian nantinya, maka bisa di perhatikan beberapa hal untuk melihat adanya keserasian sumber yang dilihat dari Daftar Isi, keabstrakan, masalah heading, sub heading ataupun adanya document statement yang dimana ini adalah kalimat terpenting, yang mana ada pada bagian akhir pendahuluan dari tulisan yang ada.

# Melakukan Evaluasi Isi daripada Sumber yang di Dapat

Jika kalian sudah tepat mendapatkan aanya referensi keterkaitan dari berbagai sumber yang ada dalam pembahasan, maka sleanjutnya kalian bisa melakukan adanya pengevaluasian isi dari sumber referensi tersebut.

Tips yang sebenarnya bisa kalian ikuti ialah dengan cara mempercepat adanya proses evaluasi sumber dengan melakukan sebuah teknik Skimming. Kenapa harus banget dengan penggunaan teknik Skimming ini ?…

Hal ini dikarenakan jika kalian tidak melakukan adnaya sebuah evaluasi dengan cara membaca kata satu persatu, maka sudah bsia di apstikan ini membuat kalian nantinya capek sendiri. Belum lagi terpaut adanya waktu yang bisa saja jadi sangatlah lama sekali.

Makannya, cara yang efisien untuk kalian coba ialah dengan membaca sebuah poin-poin penting yang ada pada sumber dengan bantuan pada penggunaan teknik Skimming. Dengan begini, kalian jadi amat lancar di dalam menemukan adanya inti dari pembahasan daripada sumber atau referensi yang kalian dapati tadi.

# Buatlah Summary terhadap Isi dari Sumbernya

Mengenai poin ketiga ini ialah dengan kalian membuat adanya summary atau dikenal dengan rangkuman. Yang mana sudah bertujuan langsung bagi kalian di jadikan sebuah pengingat dari sumber yang telah kalian baca. Jadinya, saat kalian nanti menuliskan literature review ini , tidaklah mendapatkan masalah yang terlalu repot dalam mengulang atau harus membaca ulang kembali sumbernya tersebut.

Sekiranya dalam rangkuman ini beberapa bagian harus bisa kalian catat ya guys :

  • Bagian penulisan
  • Penulisan tahun
  • Judul utama
  • Sumber atau referensi yang di dapat
  • Tulisan yang sudah di baca
  • Tujuan dari penelitian
  • Metode saat penelitian
  • Hasil setelah penelitian
  • Kesimpulan yang di dapat
  • Saran yang di berikan

# Menuliskan adanya Literature Review

Tahapan selanjutnya, adalah rangkuman yang tadi telah kalian tulis sudah bisa di pergunakan dengan keseluruhan dalam menulis adanya literature review ini. Akan tetapi, masih ada beberapa hal yang dikatakan perlu untuk kalian perhatikan.

Ada diantaranya hal yang bisa kalian masukan di dalam penulisan literature review yakni :

~ Adanya persamaan dengan perbedaan antara pengarang serta penelitian mereka

~ Cek, penelitian mana yang saling mendukung

~ Cek penelitian mana yang saling bertentangan

~ Melihat pertanyaan yang belum di jawab, dll.

Selain daripada itu, kalian juga harus melakukan yang namanya Paraphasing atau disebutnya dengan melakukan pengungkapan ulang terhadap suatu pernyataan dari orang lain dengan cara yang akan berbeda dari cara aslinya.

# Melakukan Evaluasi pada Studi Pusaka yang Sudah di Buat

Setelah kalian selesai mengkaji semuanya dengan secara terstruktur, maka lakukan kembali yang namanya evaluasi. Dimana kalian harus lihat dari evaluasi ini ada atau tidaknya kekurangan maupun kelebihan dari tulisan yang memang semestinya kalian tuliskan tersebut.

Mengenal Literatur Dari Dasar Pemahamannya

Ketika kalian mendengar atau membaca kata Literatur ini, adakah terbesit suatu hal di dalam benak kalian semua ? adakah yang timbul dari kata Literatur pada pemikiran kalian ?.. jika memang tidak sama sekali ( Mind Blind ), maka kalian bisa mengetahuinya di artikel yang satu ini.

Secara dasar Literatur sendiri merupakan sebuah bacaan yang bisa dijadikan sebuah rujukan pada penulisan dari karya ilmiah yang ada. Yang umumnya sekali, bisa kalian temui pada Jurnal Ilmiah maupun buku-buku yang ada, dan disanalah dijadikan sebuah sumber referensi selanjutnya. Namun, jika kalian melihatnya pada pengertian dalam bahasa Inggrisnya itu “Literature “ adalah sebuah karya sastra atau kesusastraan yang berbentuk langsung pada novel-novel, drama ataupun Puisi. Selain berbentuk tulisan pun, Literatur ini juga masih bisa berbentuk sebuah rekaman, lalu berebntuk piringan hitam, laser Desk, film, dan beberapa bentuk lainnya itu.

Definisi lainnya pun Literatur ini sebagai sebuah sumber acuan yang memang bisa di gunakan  di dalam berbagai macam aktivitas pada dunia pendidikan  hingga pada aktivitas lainnya. dari pengertian inilah, bisa merujuk langsung pada hal-hal lainnya yang mengisi Literatur itu menjadi lebih luas lagi. Langsung saja kalian cek selengkapnya pada artikel di bawah ini.

PENGENALAN JENIS PADA LITERATUR

Dari jenisnya , Literatur ini masih di bedakan menjadi beberapa jenis lainnya yang mengikuti adanya lokasi dari penempatan koleksinya tersebut. mari kita lihat satu persatu.

  • Jenis Literatur yang dilihat menurut pada Penempatan Koleksinya
  • Koleksi Umum = dimana ini adalah sebuah Literatur yang memang sudah terdiri atas berbagai macam buku pada tingkat dewasa. Dan jenis dari literatur ini sendiri memang di letakkannya di rak terbuka serta bebas untuk di gunakan oleh siapapun sebagai salah satu sumber dari bahan bacaan yang ada. Contoh dari koleksi umum ini sendiri ialah : mengenai budi daya tanaman, Novel, Serial Komik serta hal lainnya.
  • Koleksi Referensi = yang dimana ini menjadi sebuah literatur yang berisi sebuah kumpulan pada Informasi yang memang secara khusus sudah bisa di gunakan untuk bisa menjawab dengan berbagai macam pertanyaan dari para penggunanya. Literaturnya ini berbentuk langsung pada Kamus, lalu pedoman hingga Ensiklopedia sekalipun.
    • Jenis Literatur yang di lihat menurut pada tingkat kedalaman Analisisnya
  • Literatur bentuk Primer = untuk jenis yang Primer ini sendiri menjadi sebuah literatur yang memang di buat dari adanya sebuah hasil penelitian dimana nanti hasilnya itu belum pernah untuk di terbitkan sebelumnya. Untuk jenis ini sendiri memang biasanya sudah berisi langsung dari berbagai macam gagasan atau juga sudah berisi langsung dari adanya teori-teori baru dengan berbagai macam disiplin Ilmu pengetahuan yang ada.
  • Literatur bentuk Sekunder = yang dimana ini menjadi literatur yang dibuat langsung merujuk dengan mengutip hasil yang terdapat pada literatur primer juga. Literatur ini sudah berisi langsung mengenai teori-teori yang sudah di temukan dari sebelumnya pada kecenderungan yang tidak menampilkan langsung pada temuan-temuan baru yang ada.
  • Literatur bentuk Tersier = literaturnya ini berisikan langsung dari berbagai macam Informasi yang berupa sebuah petunjuk untuk mendapatkan Literatur Sekunder. Dan contoh lainnya bisa berupa Blibliografi, dan juga direktori.

PENGENALAN JENIS LITERATUR DARI SIFATNYA

Setelah sebelumnya sudah mengenal beberapa bagian literatur yang dilihat dari penempatan koleksi dan kedalaman analisisnya, maka saat ini bisa kalian melihat literatur menurut dari sifatnya.

  1. Sifat dokumen tekstual = dimana ini menjadi literatur dokumen yang berisikan langsung dari berbagai macam teks yang sudah tertulis dan juga bisa dibaca oleh para penggunanya itu.
  2. Sifat dokumen nontekstual = dimana untuk literatur ini langsung berisikan mengenai sebuah informasi yang sudah bertuang langsung di dalam bentuk selain dari adanya teks seperti halnya gambar, foto, ada suara serta lainnya.
  3. Sifat dokumen campuran = dimana ini menjadi sebuah literatur yang isinya sendiri sudah menjadi sebuah gabungan dari adnaya literatur tekstual beserta dengan nontekstual lainnya. untuk jenis dari literatur ini sendiri juga sudah di buat langsung pada dokumen tekstual dan dokumen non tekstual yang sudah di terbitkan langsung.

PEMBAGIAN CIRI-CIRI PADA JENIS LITERATUR YANG ADA

Pembagian ciri-ciri ini sudah terlihat langsung dari pembagian ciri literatur primer dengan literatur sekunder. Beginilah perbedaan ciri dari literatur yang ada.

# Ciri dari Literatur Primer

  • Sudah bersumberkan langsung dari adanya tangan pertama dengan sifat Orisinil, lalu tidak adanya perubahan sampai pada modifikasi apapun itu.
  • Merupakan sebuah bukti dari adanya pendaftaran sebuah invensi baru dari adanya gagasan ataupun pada penjelasan dari adanya alat baru. Seperti halnya ini paten.
  • Adanya sebuah karya tulis yang sudah diajukan langsung untuk bisa memperoleh adanya gelar dokter dengan sebuah perguruan tinggi seperti halnya Thesis serta Disertasi yang ada.
  • Ini menjadi sebuah kumpulan kertas kerja atau hanyalah makalah yang memang sudah diajukan lagi di dalam sebuah konferensi, lalu adanya sebuah seminar sampai pada pertemuan yang sejenisnya.

# Ciri dari Literatur Sekunder

  • Ini menjadi sebuah informasi yang memang sudah di tafsirkan ataupun sudah mengalami sebuah modifikasi dari adanya sumber primer.
  • Tidak memiliki sebuah sumber beserta tangan pertamanya.
  • Dokumen, sudah berisikan langsung mengenai informasi yang memang menyangkut pada isi dokumen Primer. Akan tetapi, penyajiannya dalam bentuk yang memanglah mudah di gunakan dengan cepat bagi para pembacanya.
  • Dari sini sudah masuk dalam sebuah terbitan informatif dikarenakan sudah berisi langsung mengenai Informasi dari dokumen lainnya.

CONTOH-CONTOH PADA LITERATUR YANG ADA

Mengikuti jenis yang ada, contohnya juga mengikuti jenisnya tersebut. misalnya saja seperti :

Literatur Primer, yang dimana diisi dengan adanya majalah penelitian, lalu laporan dari penelitian, laporan dalam pertemuan ilmiah, tesis, literatur niaga, disertasi dokter, penggunaan Internet communication, Interviews, jurnal ilmiah dan beberapa hal lainnya yang ada. Yang intinya masih msauk pada sebuah literatur Primer yang ada.

Literatur Sekunder , yang dimana di dalamnya diisi contoh berupa Indeks, keabstrakan, tinjauan dari perkembangan, survei mengenai literatur, blibligarafi subjek, buku pedoman yang ada, surat kabar, serta beberapa jenis lainnya yang memang masih mengikuti pad Literatur Sekunder yang ada.

Literatur Tersier, yang dimana ini diisi langsung pada contoh almanak ( kalender ), lalu adanya daftar pada penelitian, pedoman literatur, daftar-daftar buku beserta majalah, katalog dan beberapa indek yang di sertai dengan keabstrakan yang ada.

Itulah tadi beberapa diantaranya adalah hal mendasar yang memang perlu kalian ketahui sebagai sebuah pengenalan pada Literatur yang ada. Di next artikel, kita akan melanjutkan beberapa isian di dalam Literatur itu sendiri.