Tahukah Kalian dengan Literature Review ?

Literature Review sendiri lebih dikenal baik sebagai studi pustaka. Dimana, hal ini sangatlah di perlukan untuk bisa memberikan adanya dasar atas landasan yang kuat dalam mengenai kenapa kita bisa untuk memilih tema tertentu. Selain daripada itu, pada literature ini kita akan menjelaskan adanya metode tertentu daripada menerapkan adanya metode yang lainnya. Nah, untuk artikel yang satu ini bisa kalian dapati nantinya pengertian dari Literature Review, lalu mengenal tujuan dari Literature Review, dan juga cara dalam membuat Literature Review ini sendiri.

Makna dari Literature Review

Untuk makna atau arti dari literature review ini sendiri merupakan sebuah uraian mengenai teori ataupun temuan yang mana bida didapat langsung dari adanya bahan acuan yang dijadikan langsung sebagai sebuah landasan kegiatan dari penelitian yang ada. Hal ini sudah langsung bertujuan untuk kalian dalam menyusun adanya sebuah kerangka dengan pemikiran yang jelas dari adanya perumusan seba permasalahan yang nantinya akan di teliti.

Kalau lihat dari lainnya, bahwa literature yang satu ini adalah sebuah analisa yakni kritik dengan sifatnya membangun atau juga bisa menjatuhkan dari sebuah penelitian yang memang sedang dilakukannya pada topik yang khusus. Jadi, dalam hal ini harus di ketahui juga bahwa literature review ini bukanlah sebuah rangkuman. Akan tetapi, ini ialah cerita ilmiah yang membuat kritik dan juga evaluasi ok guys.

Pada dunia mahasiswa, kata dari Literature review ini sendiri adalah istilah yang memanglah sering sekali di gunakan oleh mahasiswa di dalam mengerjakan adanya sebuah skripsi, tesis maupun disertesi.

Pngembangan Tujuan dari Literature Review

Tujuan utama dari adanya literature review ini ialah demi para pembaca bisa mengetahui adanya ide dan juga gagasan dalam tulisan yang kalian akan cob memasukan pada tengahnya di dalam sebuah penelitian. Selanjutnya juga bisa mengetahui ada apa saja kekurangan dari riset kalian dan juga bisa mengetahui masalah kelebihan dari riset yang sudah ada sebelumnya.

Sebagai salah satu bhukti dari adanya karya tulis ini sendiri, sudah pasti literature review tidak bisa untuk di buat dengan cara yang angatlah asal-asalan serta tempel sana maupun sini. Dikarenakan dalam hal mencari informasi, terdapat sebuah seni serta cara tersendiri. Kalian jangan sampai melakukan pengambilan informasi secara asal ya guys.

Maka dari itu, selaku seorang peneliti pada literature review ini, kalian haruslah memastikan bahwasannya apa yang sebenarnya tercatat ini berasal langsung dari penerbit yang sudah sangat terpercaya. Sebagai contoh : Jurnal, laporan pada buku penelitian, buku biasa, lalu seminar proseding seminar dan masih ada beberapa lagi yang lainnya.

Cara Benar dalam Pembuatan Literature Review

Sebelum masuk kedalam cara benar pada pembuatannya, setidaknya kalian sudah mengetahui dan memahami dasar dari pe ngertian pada Literature Review serta tujuan kenapa Literature han lakukan bukan ?…

Jika di rasa sudah paham, maka langsung saja kalian cek caranya pada artikel yang ada di bawah ini.

# Mencari adanya Sumber Sebagai Bahan Pada Literature Review

Untuk pertama kali kalian bisa membuat adanya Literature Review ialah dengan menggunakan pencaharian pada sumber atau bahan untuk literature Review kalian tersebut. Sumber ataupun daftar pustaka yang paling bagus ialah buku, lalu artikel atau juga bisa jurnal dimana semuanya pernah di review. Contohnya si yang biasa ada dalam pembahasan di amana cara untuk meriw jurnal tersebut dan juga bagaimana caranya untuk mereview adanya buku tersebut.

Selain daripada itu, terdapat juga artikel Procedings yang mana suda di Per-Review serta di technical report dari adanya institusi pendidikan maupun organisasi yang dengan berhak untuk mengeluarkan. Selain itu, kalian juga bisa dengan mudah memperhatikan terlebih dahulu mengenai sumber yang memang telah sesuai dengan literature review tersebut.

Untuk bisa mempermudah kalian nantinya, maka bisa di perhatikan beberapa hal untuk melihat adanya keserasian sumber yang dilihat dari Daftar Isi, keabstrakan, masalah heading, sub heading ataupun adanya document statement yang dimana ini adalah kalimat terpenting, yang mana ada pada bagian akhir pendahuluan dari tulisan yang ada.

# Melakukan Evaluasi Isi daripada Sumber yang di Dapat

Jika kalian sudah tepat mendapatkan aanya referensi keterkaitan dari berbagai sumber yang ada dalam pembahasan, maka sleanjutnya kalian bisa melakukan adanya pengevaluasian isi dari sumber referensi tersebut.

Tips yang sebenarnya bisa kalian ikuti ialah dengan cara mempercepat adanya proses evaluasi sumber dengan melakukan sebuah teknik Skimming. Kenapa harus banget dengan penggunaan teknik Skimming ini ?…

Hal ini dikarenakan jika kalian tidak melakukan adnaya sebuah evaluasi dengan cara membaca kata satu persatu, maka sudah bsia di apstikan ini membuat kalian nantinya capek sendiri. Belum lagi terpaut adanya waktu yang bisa saja jadi sangatlah lama sekali.

Makannya, cara yang efisien untuk kalian coba ialah dengan membaca sebuah poin-poin penting yang ada pada sumber dengan bantuan pada penggunaan teknik Skimming. Dengan begini, kalian jadi amat lancar di dalam menemukan adanya inti dari pembahasan daripada sumber atau referensi yang kalian dapati tadi.

# Buatlah Summary terhadap Isi dari Sumbernya

Mengenai poin ketiga ini ialah dengan kalian membuat adanya summary atau dikenal dengan rangkuman. Yang mana sudah bertujuan langsung bagi kalian di jadikan sebuah pengingat dari sumber yang telah kalian baca. Jadinya, saat kalian nanti menuliskan literature review ini , tidaklah mendapatkan masalah yang terlalu repot dalam mengulang atau harus membaca ulang kembali sumbernya tersebut.

Sekiranya dalam rangkuman ini beberapa bagian harus bisa kalian catat ya guys :

  • Bagian penulisan
  • Penulisan tahun
  • Judul utama
  • Sumber atau referensi yang di dapat
  • Tulisan yang sudah di baca
  • Tujuan dari penelitian
  • Metode saat penelitian
  • Hasil setelah penelitian
  • Kesimpulan yang di dapat
  • Saran yang di berikan

# Menuliskan adanya Literature Review

Tahapan selanjutnya, adalah rangkuman yang tadi telah kalian tulis sudah bisa di pergunakan dengan keseluruhan dalam menulis adanya literature review ini. Akan tetapi, masih ada beberapa hal yang dikatakan perlu untuk kalian perhatikan.

Ada diantaranya hal yang bisa kalian masukan di dalam penulisan literature review yakni :

~ Adanya persamaan dengan perbedaan antara pengarang serta penelitian mereka

~ Cek, penelitian mana yang saling mendukung

~ Cek penelitian mana yang saling bertentangan

~ Melihat pertanyaan yang belum di jawab, dll.

Selain daripada itu, kalian juga harus melakukan yang namanya Paraphasing atau disebutnya dengan melakukan pengungkapan ulang terhadap suatu pernyataan dari orang lain dengan cara yang akan berbeda dari cara aslinya.

# Melakukan Evaluasi pada Studi Pusaka yang Sudah di Buat

Setelah kalian selesai mengkaji semuanya dengan secara terstruktur, maka lakukan kembali yang namanya evaluasi. Dimana kalian harus lihat dari evaluasi ini ada atau tidaknya kekurangan maupun kelebihan dari tulisan yang memang semestinya kalian tuliskan tersebut.

Mengenal Literatur Dari Dasar Pemahamannya

Ketika kalian mendengar atau membaca kata Literatur ini, adakah terbesit suatu hal di dalam benak kalian semua ? adakah yang timbul dari kata Literatur pada pemikiran kalian ?.. jika memang tidak sama sekali ( Mind Blind ), maka kalian bisa mengetahuinya di artikel yang satu ini.

Secara dasar Literatur sendiri merupakan sebuah bacaan yang bisa dijadikan sebuah rujukan pada penulisan dari karya ilmiah yang ada. Yang umumnya sekali, bisa kalian temui pada Jurnal Ilmiah maupun buku-buku yang ada, dan disanalah dijadikan sebuah sumber referensi selanjutnya. Namun, jika kalian melihatnya pada pengertian dalam bahasa Inggrisnya itu “Literature “ adalah sebuah karya sastra atau kesusastraan yang berbentuk langsung pada novel-novel, drama ataupun Puisi. Selain berbentuk tulisan pun, Literatur ini juga masih bisa berbentuk sebuah rekaman, lalu berebntuk piringan hitam, laser Desk, film, dan beberapa bentuk lainnya itu.

Definisi lainnya pun Literatur ini sebagai sebuah sumber acuan yang memang bisa di gunakan  di dalam berbagai macam aktivitas pada dunia pendidikan  hingga pada aktivitas lainnya. dari pengertian inilah, bisa merujuk langsung pada hal-hal lainnya yang mengisi Literatur itu menjadi lebih luas lagi. Langsung saja kalian cek selengkapnya pada artikel di bawah ini.

PENGENALAN JENIS PADA LITERATUR

Dari jenisnya , Literatur ini masih di bedakan menjadi beberapa jenis lainnya yang mengikuti adanya lokasi dari penempatan koleksinya tersebut. mari kita lihat satu persatu.

  • Jenis Literatur yang dilihat menurut pada Penempatan Koleksinya
  • Koleksi Umum = dimana ini adalah sebuah Literatur yang memang sudah terdiri atas berbagai macam buku pada tingkat dewasa. Dan jenis dari literatur ini sendiri memang di letakkannya di rak terbuka serta bebas untuk di gunakan oleh siapapun sebagai salah satu sumber dari bahan bacaan yang ada. Contoh dari koleksi umum ini sendiri ialah : mengenai budi daya tanaman, Novel, Serial Komik serta hal lainnya.
  • Koleksi Referensi = yang dimana ini menjadi sebuah literatur yang berisi sebuah kumpulan pada Informasi yang memang secara khusus sudah bisa di gunakan untuk bisa menjawab dengan berbagai macam pertanyaan dari para penggunanya. Literaturnya ini berbentuk langsung pada Kamus, lalu pedoman hingga Ensiklopedia sekalipun.
    • Jenis Literatur yang di lihat menurut pada tingkat kedalaman Analisisnya
  • Literatur bentuk Primer = untuk jenis yang Primer ini sendiri menjadi sebuah literatur yang memang di buat dari adanya sebuah hasil penelitian dimana nanti hasilnya itu belum pernah untuk di terbitkan sebelumnya. Untuk jenis ini sendiri memang biasanya sudah berisi langsung dari berbagai macam gagasan atau juga sudah berisi langsung dari adanya teori-teori baru dengan berbagai macam disiplin Ilmu pengetahuan yang ada.
  • Literatur bentuk Sekunder = yang dimana ini menjadi literatur yang dibuat langsung merujuk dengan mengutip hasil yang terdapat pada literatur primer juga. Literatur ini sudah berisi langsung mengenai teori-teori yang sudah di temukan dari sebelumnya pada kecenderungan yang tidak menampilkan langsung pada temuan-temuan baru yang ada.
  • Literatur bentuk Tersier = literaturnya ini berisikan langsung dari berbagai macam Informasi yang berupa sebuah petunjuk untuk mendapatkan Literatur Sekunder. Dan contoh lainnya bisa berupa Blibliografi, dan juga direktori.

PENGENALAN JENIS LITERATUR DARI SIFATNYA

Setelah sebelumnya sudah mengenal beberapa bagian literatur yang dilihat dari penempatan koleksi dan kedalaman analisisnya, maka saat ini bisa kalian melihat literatur menurut dari sifatnya.

  1. Sifat dokumen tekstual = dimana ini menjadi literatur dokumen yang berisikan langsung dari berbagai macam teks yang sudah tertulis dan juga bisa dibaca oleh para penggunanya itu.
  2. Sifat dokumen nontekstual = dimana untuk literatur ini langsung berisikan mengenai sebuah informasi yang sudah bertuang langsung di dalam bentuk selain dari adanya teks seperti halnya gambar, foto, ada suara serta lainnya.
  3. Sifat dokumen campuran = dimana ini menjadi sebuah literatur yang isinya sendiri sudah menjadi sebuah gabungan dari adnaya literatur tekstual beserta dengan nontekstual lainnya. untuk jenis dari literatur ini sendiri juga sudah di buat langsung pada dokumen tekstual dan dokumen non tekstual yang sudah di terbitkan langsung.

PEMBAGIAN CIRI-CIRI PADA JENIS LITERATUR YANG ADA

Pembagian ciri-ciri ini sudah terlihat langsung dari pembagian ciri literatur primer dengan literatur sekunder. Beginilah perbedaan ciri dari literatur yang ada.

# Ciri dari Literatur Primer

  • Sudah bersumberkan langsung dari adanya tangan pertama dengan sifat Orisinil, lalu tidak adanya perubahan sampai pada modifikasi apapun itu.
  • Merupakan sebuah bukti dari adanya pendaftaran sebuah invensi baru dari adanya gagasan ataupun pada penjelasan dari adanya alat baru. Seperti halnya ini paten.
  • Adanya sebuah karya tulis yang sudah diajukan langsung untuk bisa memperoleh adanya gelar dokter dengan sebuah perguruan tinggi seperti halnya Thesis serta Disertasi yang ada.
  • Ini menjadi sebuah kumpulan kertas kerja atau hanyalah makalah yang memang sudah diajukan lagi di dalam sebuah konferensi, lalu adanya sebuah seminar sampai pada pertemuan yang sejenisnya.

# Ciri dari Literatur Sekunder

  • Ini menjadi sebuah informasi yang memang sudah di tafsirkan ataupun sudah mengalami sebuah modifikasi dari adanya sumber primer.
  • Tidak memiliki sebuah sumber beserta tangan pertamanya.
  • Dokumen, sudah berisikan langsung mengenai informasi yang memang menyangkut pada isi dokumen Primer. Akan tetapi, penyajiannya dalam bentuk yang memanglah mudah di gunakan dengan cepat bagi para pembacanya.
  • Dari sini sudah masuk dalam sebuah terbitan informatif dikarenakan sudah berisi langsung mengenai Informasi dari dokumen lainnya.

CONTOH-CONTOH PADA LITERATUR YANG ADA

Mengikuti jenis yang ada, contohnya juga mengikuti jenisnya tersebut. misalnya saja seperti :

Literatur Primer, yang dimana diisi dengan adanya majalah penelitian, lalu laporan dari penelitian, laporan dalam pertemuan ilmiah, tesis, literatur niaga, disertasi dokter, penggunaan Internet communication, Interviews, jurnal ilmiah dan beberapa hal lainnya yang ada. Yang intinya masih msauk pada sebuah literatur Primer yang ada.

Literatur Sekunder , yang dimana di dalamnya diisi contoh berupa Indeks, keabstrakan, tinjauan dari perkembangan, survei mengenai literatur, blibligarafi subjek, buku pedoman yang ada, surat kabar, serta beberapa jenis lainnya yang memang masih mengikuti pad Literatur Sekunder yang ada.

Literatur Tersier, yang dimana ini diisi langsung pada contoh almanak ( kalender ), lalu adanya daftar pada penelitian, pedoman literatur, daftar-daftar buku beserta majalah, katalog dan beberapa indek yang di sertai dengan keabstrakan yang ada.

Itulah tadi beberapa diantaranya adalah hal mendasar yang memang perlu kalian ketahui sebagai sebuah pengenalan pada Literatur yang ada. Di next artikel, kita akan melanjutkan beberapa isian di dalam Literatur itu sendiri.